Astaghfirullah.....
DZOLIM hanya 1 kata itu yg ada dipikiran saya saat ini. Di saat saya sedang berusaha untuk menyelamatkan perekonomian keluarga yg sebentar lagi akan karam. Dan di saat saya harus berjuang demi anak dan adik saya untuk bayaran SPP sekolahan dan segala kebutuhannya. Harus di jegal lagi dengan masalah yang sangat ENGGA banget. Bukan karena kinerja yg memburuk atau karena turunnya loyalitas terhadap perusahaan. Tapi karena aturan baru di perusahaan sial ini yang akan membuat segala mimpi harus saya hapus dari pikiran. Aturannya adalah: MELARANG KARYAWATINYA UNTUK BERJILBAB!!!!!!! ISN'T THAT SO DISCRIMINATION.....?????
Tepat hari ini salah seorang teman seperjuangan saya telah membuka jilbabnya karena hal itu. Hati saya serasa teriris-iris. Saya sangat-sangat terpukul karena di hari ini di pagi ini saya melihat dia mengantar minuman ke meja saya dengan perasaan yg campur aduk dan air mata yg mengalir deras di pipinya juga rambut yg tergerai teman-teman. YES TERGERAI!!!!
Hati ini serasa tertusuk. Saya sangat mengerti dengan hatinya dan juga posisinya sebagai seorang cleaning service. YA teman seperjuangan saya hanyalah seorang cleaning service. Tapi hatinya luar biasa. Dia berusaha menutup auratnya dengan jilbab yg anggun. Tapi karena aturan kafir itu dia melepas jilbabnya dengan alasan "Saya harus kasih makan anak saya pake apa mba kalo ga kerja di sini" Subhanallah... Saya yakin Allah akan mengerti bagaimana posisi Mba Evi. Yang sebenarnya saya pun ada di posisi yang sama dengan dia. Suami saya terkena imbas PHK tahun lalu dan saya yang akhirnya harus memegang kendali perekonomian rumah tangga saya. Tapi saya tidak bermaksud untuk mengambil alih nahkodanya saya hanya berniat untuk menyelamatkan dengan sekoci kecil yang saya miliki. Ya sekoci itu saya dapatkan tiap bulannya dari perusahaan kafir ini.
Saya tidak tau harus berbuat apa tapi yang pasti saya akan tetap mempertahankan jilbab ini di kepala saya. Bagaimanapun caranya. Ini adalah komitmen hati saya dengan ALLAH SWT sejak 16 tahun yang lalu. Bukan sekedar main2 apalagi iseng2 berhadiah.
Saya hanya tinggal menunggu SP jatuh ditangan saya dan saya sangat ingin melihat tulisan di kertas itu SAYA DIBERI SP KARENA SAYA BERJILBAB..... YA tulisan itu yg saya tunggu. Entah apa tujuannya. Tapi saya akan sangat puas jika saya dipecat karena saya berjilbab. Saya rasa itu bukan sesuatu hal yang hina.... tapi sangat agung.
Ya Allah kuatkan hati ini kuatkan jiwa ini untuk selalu merengkuh jilbab yg agung. Berikanlah kami rizkiMu yg barokah ya Allah.
Sabarkanlah hati ini. Bukakan pintu rizkiMU demi anak dan adik ku.. Amin
Cikarang, 14 Maret 2014
Dengan hati yang tercabik2.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar